Take a fresh look at your lifestyle.

10 Manfaat Rokok bagi Kesehatan, yang Harus Anda Tahu

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanSesuai dengan bidang ilmunya, para ahli mengadakan penelitian seputar dampak rokok dan merokok bagi kesehatan. Mereka mencoba menggali adakah manfaat zat-zat yang terdapat di dalam sebatang rokok untuk kesehatan manusia, yang selama ini sudah diberi stigma negatif secara luas. Berikut beberapa hasil riset yang menguak 10 manfaat rokok bagi kesehatan manusia

10 Manfaat Rokok bagi Kesehatan

1. Merokok Mengurangi Resiko Parkinson

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanBanyak bukti yang menunjukkan bahwa merokok dapat melawan penyakit Parkinson. Sebuah penelitian terbaru melaporkan bahwa merokok dapat melindungi manusia dari penyakit Parkinson. Secara khusus, penelitian baru tersebut menunjukkan hubungan temporal antara kebiasaan merokok dan berkurangnya risiko penyakit Parkinson. Artinya, efek perlindungan terhadap Parkinson berkurang setelah perokok menghentikan kebiasaan merokoknya.

Studi lain mengenai pengaruh positif merokok terhadap Parkinson Desease (PD) adalah sebuah penelitian terhadap 113 pasangan kembar laki-laki. Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Tanner terus melihat perbedaan yang signifikan ketika dosis dihitung sampai 10 atau 20 tahun sebelum diagnosis. Mereka menyimpulkan bahwa temuan ini menyangkal pernyataan bahwa orang yang merokok cenderung memiliki PD. Selain itu, masih banyak penelitian yang lainnya mengenai kebiasaan merokok yang berguna melawan Parkinson.

2. Perokok lebih kuat dan cepat sembuh dari Serangan Jantung dan Stroke

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanPenelitian besar menunjukkan manfaat lain merokok, yakni manfaat terhadap restenosis atau penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah menjadi terbatas, seperti pembuluh darah ke jantung (cardiovaskular disease) atau ke otak (stroke). Perokok memiliki kesempatan yang lebih baik untuk bertahan hidup dan penyembuhan yang lebih cepat.

Penelitian lain menyebutkan karbon monoksida dapat mengurangi Serangan Jantung (Myocardial infarction) dan Stroke. Karbon monoksida merupakan produk sampingan dari asap tembakau. Sebuah laporan menunjukkan tingkat sangat rendah dari karbon monoksida dapat membantu para korban serangan jantung dan stroke. Karbon monoksida menghambat pembekuan darah, sehingga melarutkan gumpalan berbahaya di pembuluh arteri. Para peneliti memfokuskan pada kemiripan yang dekat antara karbon monoksida dengan oksida nitrat yang menjaga pembuluh darah tetap melebar dan mencegah penumpukan sel darah putih.

Baru-baru ini oksida nitrat telah ditingkatkan statusnya dari polutan udara biasa menjadi penghubung fisiologis terpenting kedua secara internal. Oleh karena itu tidak akan mengherankan kalau karbon monoksida secara paradoks dapat menyelamatkan paru-paru dari cedera akibat penyumbatan pembuluh darah ke jantung (cardiovascular blockage).

3. Merokok mengurangi resiko penyakit “Susut Gusi” yang parah

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanDulu disebutkan bahwa tembakau adalah akar semua permasalahan penyakit gigi dan mulut. Padahal sebuah studi telah menunjukkan bahwa sebenarnya perokok berisiko lebih rendah terhadap penyakit gusi seperti susut gusi atau Gingival recession.

4. Merokok mencegah Asma dan penyakit karena Alergi lainnya

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanSebuah studi dari dua generasi penduduk Swedia menunjukkan dalam analisis multi variasi, beberapa anak dari para ibu yang merokok sedikitnya 15 batang sehari, cenderung memiliki peluang yang lebih rendah untuk menderita alergi rhino-conjunctivitis, allergic conjunctivitis (alergi pada membran mata), alergi asma, eksim atopik dan alergi makanan, dibandingkan dengan anak-anak dari para ibu yang tidak pernah merokok.

Sebuah studi cross-sectional dari kebiasaan perokok dan mantan perokok dalam kaitannya dengan gangguan atopik dari data pada 6909 orang dewasa muda dan setengah baya (16-49 tahun) dan 4472 anak-anak (3-15 tahun) dari Swedish Survey of Living Conditions tahun 1996-97. Hasil: Prevalensi asma alergi dan alergi rhino-konjungtivitis menurun, secara dosis-respons / dose-response manner (masing-masing P=0,03 dan P=0,004), dengan peningkatan paparan asap tembakau dalam penelitian pada populasi dewasa.

5. Nikotin membunuh kuman penyebab Tuberculosis (TB)

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanSuatu hari, Nikotin mungkin menjadi alternatif yang mengejutkan sebagai obat Tubercolosis atau TBC yang susah diobati, kata seorang peneliti dari University of Central Florida (UCF). Senyawa ini menghentikan pertumbuhan kuman TBC dalam sebuah tes laboratorium, bahkan bila digunakan dalam jumlah kecil saja, kata Saleh Naser, seorang profesor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF. Kebanyakan ilmuwan setuju bahwa nikotin adalah zat yang menyebabkan orang menjadi kecanduan rokok.

6. Merokok mencegah Kanker Kulit yang langka

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanSeorang peneliti pada National Cancer Institute berpendapat bahwa merokok dapat mencegah pengembangan kanker kulit yang menimpa terutama orang tua di Mediterania, wilayah Italia Selatan, Yunani dan Israel. Bukan berarti merokok disarankan untuk populasi itu, kata Dr James Goedert, namun yang penting adalah merokok tembakau dapat membantu untuk mencegah kanker yang langka bentuk. Dan ini adalah sebuah pengakuan dari peneliti di National Cancer Institute bahwa ada manfaat dari rokok.

Goedert yang bergabung di American Association for Cancer Research (AACR) mengatakan bahwa ia tetap tidak akan merekomendasikan merokok, bahkan kepada anggota populasi yang telah diteliti.

- Advertisement -

“Studi ini menunjukkan merokok menghasilkan risiko lebih rendah penderita penyakit langka yang jarang dan berakibat fatal,” katanya ringkas.

7. Merokok mengurangi resiko terkena Kanker Payudara

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanSebuah penelitian baru dalam jurnal dari National Cancer Institute (20 Mei 1998) melaporkan bahwa pembawa mutasi gen tertentu (yang cenderung sebagai pembawa kanker payudara), yang merokok selama lebih dari 4 tahun (yaitu, jumlah pak per hari dikalikan dengan jumlah lamanya tahun merokok) menurut statistik ternyata mengalami penurunan signifikan sebesar 54 persen dalam insiden kanker payudara bila dibandingkan dengan pembawa yang tidak pernah merokok. Salah satu kekuatan dari penelitian ini adalah bahwa penurunan insiden melebihi ambang 50 persen.

8. Nitrat Oksida dalam Nikotin mengurangi Radang Usus Besar

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanNikotin mengurangi aktivitas otot melingkar, terutama melalui pelepasan nitrat oksida, dalam kasus ulcerative colitis (UC) atau radang usus. Temuan ini dapat menjelaskan beberapa terapi manfaat dari nikotin (dan merokok) terhadap UC dan dapat menjelaskan mengenai disfungsi penggerak kolon pada penyakit aktif.

9. Efek transdermal nikotin pada kinerja kognitif penderita Down Syndrome

Sebuah penelitian mengenai pengaruh rangsangan nikotin-agonis dengan 5 mg jaringan kulit implan lebih baik bahkan jika dibandingkan dengan plasebo (obat kontrol), pada kinerja kognitif pada lima orang dewasa dengan gangguan kinerja kognitif (berfikir).

Perbaikan kemungkinan berhubungan dengan perhatian dan pengolahan informasi yang terlihat pada pasien Down Syndrom dibandingkan dengan kontrol kesehatan lainnya.

Down syndrome adalah penyakit yang disebabkan adanya kelainan pada kromosom 21 pada pita q22 gen SLC5A3, yang dapat dikenal dengan melihat manifestasi klinis yang cukup khas. Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental anak ini pertama kali dikenal pada tahun 1866 oleh Dr.John Longdon Down.

10. Merokok baik bagi ibu hamil untuk mencegah Hipertensi di masa kehamilan dan penularan infeksi Helicobacter pylori

10 Manfaat Rokok bagi KesehatanKonsentrasi urin cotinine (tembakau yang bermetabolis di dalam tubuh) mengkonfirmasi berkurangnya risiko Preeklamsia dengan paparan tembakau Eksposur. Pre-eklamsia adalah kondisi medis di mana hipertensi muncul dalam kehamilan (kehamilan dengan hipertensi) yang bekerjasama dengan sejumlah besar protein dalam urin.

Pre-eklampsia ditandai dengan tekanan darah tinggi, kenaikan kadar protein di dalam urin (proteinuria), dan pembengkakan pada tungkai (edema). Pre-eklampsia dialami oleh ibu yang sedang hamil, terutama para ibu muda yang baru pertama kali hamil. Penyebab pasti pre-eklampsia belum diketahui, sehingga masih sulit untuk dicegah kemunculannya. Jika pre-eklampsia bertambah parah pada masa kehamilan, maka akan menyebabkan eklampsia yang dapat berujung pada kematian. Studi ini, meskipun kecil, menunjukkan salah satu manfaat dari merokok selama kehamilan.

“Temuan ini, diperoleh dengan menggunakan uji laboratorium, mengkonfirmasi penurunan risiko preeklamsia berkembang dengan paparan tembakau (Am J Obstet Gynecol 1999;. 181:1192-6.). (sumber: Urinary cotinine concentration confirms the reduced risk of preeclampsia with tobacco exposure)

Sebuah penelitian lain menemukan hubungan terbalik yang kuat antara ibu yang merokok dan infeksi Helicobacter pylori di antara anak-anak prasekolah, di mana ditunjukkan kemungkinan bahwa penularan ibu-anak berupa infeksi mungkin kurang efisien jika ibu merokok.

Untuk mengevaluasi hipotesis ini lebih lanjut, dilakukan studi berbasis populasi di mana infeksi H. pylori diukur dengan 13C-urea breath test (tes kandungan urea pada nafas) dalam 947 anak-anak prasekolah dan ibu-ibu mereka.

Kami memperoleh informasi rinci tentang faktor-faktor risiko potensial untuk infeksi, termasuk ibu merokok, dengan menggunakan kuesioner standar.

Secara keseluruhan, 9,8% (93 dari 947) dari anak-anak dan 34,7% (329 dari 947) dari ibu-ibu telah terinfeksi. Prevalensi (rasio jumlah kejadian penyakit dengan unit pada populasi beresiko) infeksi jauh lebih rendah di antara anak-anak dari ibu yang tidak terinfeksi (1,9%) dibandingkan pada anak-anak dari ibu yang terinfeksi (24,7%).

Ada hubungan terbalik yang kuat infeksi anak-anak dengan ibu yang merokok (odds ratio atau penyimpangan disesuaikan = 0,24; interval kepercayaan 95% = 0,12-0,49) di antara anak-anak dari ibu yang terinfeksi, tetapi tidak di antara anak-anak dari ibu yang terinfeksi. Hasil ini mendukung hipotesis dari peran utama untuk penularan ibu-anak berupa infeksi H. pylori, yang mungkin menjadi kurang efisien jika si ibu merokok.

Selain rokok memiliki dampak buruk buat siperokok dan lingkungan sekitarnya, ternyata masih memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan. Demikian artikel 10 Manfaat Rokok bagi Kesehatan, untuk sobat opinikoe yang ingin berdiskusi lebih lanjut, silahkan tinggalkan pesan dikolom komentar.

1. Dr. Tanner, Forces The Evidence Therapeutic Effects Of Smoking (back-up link lain) (back-up link PDF)

2. Megan Rauscher, Smoking lowers Parkinson’s disease risk (back-up link lain) (back-up link PDF)

3. Parkinson’s Institute, Sunnyvale, CA 94089, USA. [email protected], Smoking and Parkinson’s disease in twins (back-up link lain) (back-up link PDF)

4. David J. Cohen, MD, MSc; Michel Doucet, MD;; Donald E. Cutlip, MD; Kalon K.L. Ho, MD, MSc; Jeffrey J. Popma, MD; Richard E. Kuntz, MD, MSc, Impact of Smoking on Clinical and Angiographic Restenosis After Percutaneous Coronary Intervention (back-up link lain) (back-up link PDF)

5. Neil Sherman, HealthScout Reporter, The Carbon Monoxide Paradox (back-up link lain) (back-up link PDF)

6. David Loshak, Journal of Clinical Periodontology, Smoking Does Not Increase Risk Of Receding Gums (back-up link lain) (back-up link PDF)

7. Hjern A, Hedberg A, Haglund B, Rosen M., Department of Clinical Sciences, Huddinge University Hospital, Karolinska Institutet, Stockholm, Centre for Epidemiology, National Board of Health and Welfare, Stockholm and Department of Public Health and Clinical Sciences, Umea University, Umea, Sweden, Does tobacco smoke prevent atopic disorders? A study of two generations of Swedish residents (back-up link lain) (back-up link PDF)

8. Robyn Suriano, Sentinel staff writer via University of Central Florida, Shocker: ‘Villain’ nicotine slays TB (back-up link lain) (back-up link PDF)

9. Dr. James Goedert, National Cancer Institute, Bethesda, Md via United Press International, Smoking Cuts Risk of Rare Cancer (back-up link lain tidak ditemukan)

Literatur yang mendekati: Dr. James Goedert, Risk factors for classical Kaposi sarcoma in a population-based case-control study in Sicily (back-up link PDF)
Artikel: Does Smoking Reduce Kaposi’s Sarcoma Risk? (link PDF)

10. Dr. John A. Baron of Dartmouth Medical School and Dr. R. W. Haile of the University of Southern California, via Paul Recer, AP Science Writer, Cigarettes May Have an Up Side (back-up link lain (PDF)) (back-up link PDF)

11. Green JT, Richardson C, Marshall RW, Rhodes J, McKirdy HC, Thomas GA, Williams GT, via Department of Gastroenterology, University Hospital of Wales, Cardiff, UK; Department of Surgery, University Hospital of Wales, Cardiff, UK; Department of Pharmacology and Therapeutics, University of Wales College of Medicine, Cardiff, UK; Dep., Nitric oxide mediates a therapeutic effect of nicotine in ulcerative colitis (back-up link lain) (back-up link PDF)

12. Rainer Seidl MD, Monika Tiefenthaler MSc, Prof. E Erwin Hauser MD, Prof. Gert Lubec FRSC, via Department of Pediatrics, University of Vienna, Austria, Effects of transdermal nicotine on cognitive performance in Down’s syndrome (back-up link lain (PDF)) atau (back-up link lain (PDF))

13. Kristine Y. Lain, MD, Robert W. Powers, PhD, Marijane A. Krohn, PhD, Roberta B. Ness, MD, MPH, William R. Crombleholme, MD, James M. Roberts, MD, via: Pittsburgh, Pennsylvania, Urinary cotinine concentration confirms the reduced risk of preeclampsia with tobacco exposure (back-up link lain) (back-up link PDF)

14. Forces.org, Forces The Evidence Smoking, Pregnancy, And Reproduction (back-up link lain) (back-up link PDF)

15. Wikipedia, Down syndrome

16. Wikipedia, Health effects of tobacco

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.